Tuesday, January 13, 2009

[Ternyata] Aku Harus Bersyukur!

Katanya tikus yang hidup di lumbung padi pun mengeluh.

 

Semalem aku dapat balasan SMS dari seorang teman atas SMS pantun Tubanku di pagi hari.

 

Ke Tuban nyamper anak bawang. Klo ujan jadi laper pgen cpt pulang. Hehe, gmn pjln mnuju kntor td? Tmnku ad yg gagal tu, dtgh jln akhrx mmutuskn plg. ujanny gila2an he

 

Hwuaaaa... Denger ada yg gagal sampe kantor krn ujan. Liat berita ada yang kebanjiran. Ku jadi berasa sangaaaaaatttttt ga ada apa2nya. Aku masih bisa berangkat ke kantor TANPA PAYUNG, perjalanan kereta sangat normal, dari stasiun ke kantor pun tanpa payung.

Trus walaupun kaca jendela di belakangku sepanjang hari serasa disemprotin air (kalo bahasa jawa 'digebyur'. Bahasa Indonesia nya yg pas apa ya?), paling tidak aku aman, tidak harus menyelamatkan barang-barang. Aku ngeluh kedinginan karena aku jadi biduran dan ngilu di persendian, tanpa sadar aku menyakiti perasaan orang yang benar2 kedinginan di luar sana.

 

Pagi ini ku telpon temenku untuk beliin mie rebus (ngidam dari kemaren blm keturutan!), ternyata dia masih di rumah. "Rumahku kebanjiraaaannn".  Pyass....

 

Ya Allah... Maaf... Aku bersyukur ko... Cuma kemaren aku lupa... (habis dingin banget! Tapi hari ini aku penuh persiapan dunk..ku bawa kaos kaki dan selimut bersamaku! Hehehe...)

 

Kata Allah: Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

 

Iyaaaaaa.... Ku tauuuu... I love u, Allah... (boleh mwah ga?)

 

 

 

Monday, January 12, 2009

AXIS Iklan Versi Kiara_Aku mau jadi Kiara!

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Other


Misalkan pas kamu naik mobil, di depan kita ada bapak2 sedang menggiring bebek. Trus ada satu bebek tertinggal. Apa yg kamu lakukan? Kubayangkan ni ya..palingan diem aja atau ga klakson2 biar bapak itu beserta bebeknya cepetan jalannya.


Conteklah Kiara. Dia turun dari mobil, gendong bebek itu trus kejar Bapaknya. ”Pak...pak...bebeknya ketinggalan! Dada bebek...”


Misal kamu lagi naek sepeda. Trus ada penjual topi petani bersepeda juga. Eh, satu topinya jatoh tanpa disadari si pemiliknya. Kamu gimana? Pasti ga liat atau pura2 ga liat. Ya kaaannn?

Kiara dunk... Dia ambil topinya trus disusulin deh... ”Pak..topinya jatoooohhhh!”


Lanjuuttt....

Kalau ada orang nanya arah untuk ke suatu tempat. Akan dengan senang hatikah kamu membantunya? Ku ga yakin tuh... Yang ada juga udah curiga duluan kan? ”Jangan2 ni orang mau nipu atau hipnotis nih...”. Hohoho.... Kalau aku si aman...secara aku buta arah parah. Jadi tinggal bilang, ”Aduh Bapak...saya juga ga tau...”. Piss!!


Next...

Bayangkan kita ada di ruang tunggu. Ada ibu2 muda di depan kita lagi mewarnai. Trus pensil2 nya berjatohan ke lantai. Berapa detik waktu yang kita perlukan untuk bergerak membantu mengambili pensil itu? Semakin sedikit detikannya, maka kamu semakin cekatan, makin mirip Kiara. (tapi yaa...palingan kalo udah liat si ibu itu mungutin, buat apa kita bantuin lagi kan? Kecuali yang negjatohin pensil itu Indra Brugman atau Christian Sugiono. Sebelom pensilnya jatoh udah kupungutin deh...Hohoho...)


Lalu, apakah kita bisa tanpa pamrih membantu orang berfoto ria di suatu objek wisata?


Selanjutnya...
Seberapa pedulikah kita akan lingkungan sekitar?
Ujian kepedulian: misal kamu di liat ada 2 stoples kerupuk. Satu stoples dalam kondisi tertutup, satunya lagi terbuka. Pas kita melewatinya, apa yg kamu lakukan?


Ujian untuk menjadi Kiara yang terakhir:
Kalau kamu mau makan di restoran. Apakah kamu:
a. berteriak2 ke pelayannya minta menu?
b. Berinisiatif mengambil sendiri menu nya?
c. Memberikan menu yang telah selesai dibaca kepada orang yang berteriak2 memanggil pelayan minta menu?


Ayo kita contek sifat2 Kiaraaaaa!! Suka menolong, cekatan, tanpa pamrih dan peduli.

Semangat!



Dingiiiiiinnnnn....

Bangun tidur, kedengeran di luar ujan. Dingiiiiiinnn....buanget! Pengennya terus berduaan ama selimut sepanjang hari! Tapi mau gimana lagi, selimut ga kasih aku duit... Terpaksalah bangun dan mandi. Brrrrrr....Dingin gila!

 

Berangkat ke stasiun ditemani gerimis. Males ngeluarin payung... Sampe sana, pas kereta nya datang. Di dalem kereta penumpangnya dikit. (pasti orang2 lebih cinta selimutnya!). Bapak masinis tetap menyalakan AC nya. Ck...ck...ck... Dikira kita penguin?!

 

Sampe kantor pengen makan mie rebus, ternyata minimarketnya belum buka (pasti mas penjaganya lebih cinta selimut!). Ya suds...minum teh panaslah aku...

 

Mulai nyalain komputer, muter lagu..langsung kedengeran suaranya Oom Duta. Ya ampyun...sisa sesek semalem jadi kambuh lagi deh... :)

 

Tuhan,

Aku berjalan menyusuri malam setelah patah hatiku

Aku berdoa semoga saja ini terbaik untuknya

Dia bilang, ”kau harus bisa seperti aku”

Yang sudah biarlah sudah

 

 

Mudah saja bagimu

Mudah saja untukmu

Andai saja cintamu seperti cintaku

(Coba saja lukamu seperti lukaku)

 

 

Selang waktu berjalan kau kembali datang

Kubilang, „kau tak berhak tanyakan hidupku membuatku semakin terluka“

 

 

Kau tak berhak tanyakan keadaanku

Kau tak berhak tanyakan keadaanku

 

Dingin, di luar gerimis, jauh dari selimut, denger Oom Duta nyanyi begitu.. Jadi kronis mengiris-iris... ^o^

 

 

 

 

Ke Tuban lewat Kramat. Walau ujan, harus tetap semangat!

 

 

Salah Siapakah?

Ketika ada orang kecanduan rokok, hingga ia nekat bunuh orang untuk mencukupi kebutuhannya itu. Bolehkah kita menyalahkan rokoknya?



Ketika ada orang kecanduan ekstasi, hingga ibunya menjual semua barang di rumah untuk tetap membuat anaknya merasakan nikmat ekstasi [padahal ujung2nya anak itu mati juga]. Dapatkah kita menyalahkan ekstasinya?



Ketika ada orang kecanduan sebuah band, hingga ia rela berjubel2an nonton konser band itu. Berdesak2an, hinggak terinjak2 [dan tak jarang berakhir dengan kehilangan nyawa]. Sah kah jika kita menyalahkan band-nya?



Bagaimana jika aku kecanduan seseorang hingga menguras semua emosi, pikiran, waktu dan hati. Bisakah aku menyalahkannya?







*semakin melow....*

Baiklah...

 

 

Ketika kau sedang berkonsentrasi pada sesuatu, kau menghilang. Baiklah. Dengan kata lain, kamu mau bilang bahwa aku adalah pengganggu bagimu. I’m the annoying girl

 

 

Ketika aku membutuhkanmu, kau menundanya karena kamu sedang tidak membutuhkan aku. Baiklah. Dengan kata lain, kamu mau bilang kamulah penentu keputusan. You’re the decision maker.

 

 

Ketika aku sangat merindukanmu, hingga aku memohon padamu untuk mengobati rinduku, kau berkata, ”Ntar yah”. Baiklah. Dengan kata lain, kamu mau bilang bahwa aku dan apa yang kurasa itu nggak penting. I’m nothing.

 

 

Ketika kamu menginginkan sesuatu dariku, tapi alam tidak mendukungnya, kau menyalahkanku. Baiklah. Dengan kata lain, kamu mau bilang kaulah yang berkuasa. It’s all about you.

 

 

Ketika aku menanyakan kegiatanmu, kau bertanya balik ”Wajibkah aku melaporkan aktifitasku kepadamu?”. Baiklah. Dengan kata lain, kamu mau bilang aku tak memiliki hak atas kamu. You’re not mine [but I’m yours]

 

 

 

 Semua harus berjalan atas keinginanmu dan apa yang kau sebut dengan mood. Baiklah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*lagi pengen melow dan mendramatisir sesuatu*

Nekat Membunuh karena Ingin Merokok

Pandeglang- Kasus pembunuhan perempuan petani asal Desa Bangkonol, Kecamatan Karoncong, Pandeglang, banten, terungkap dengan ditangkapnya Abdul Aminudin (18), pelaku pembunuhan, Minggu (11/1). Pemuda pengangguran itu tega membunuh hanya karena kebingungan tak punya uang untuk membeli rokok.

 

 

 

Abdul Aminudin ditangkap saat bersembunyi di rumah Maryah (55), neneknya yang berada di Kampung Sangiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 01.00.

 

Menurut Kepala Kepolisian Resor Pandeglang Ajun Komisaris Besar Aminudin, penangkapan itu berawal dari penemuan kalung emas milik Iyon Kurnaesih, korban pembunuhan, di toko emas di Pasar Badak, Pandeglang.

 

Berdasarkan dari keterangan pemilik toko emas tersebut, polisi mengetahui identitas penjual kalung emas korban. Hal itu juga dikuatkan dengan keterangan sejumlah warga, polisi kemudian menyimpulkan pembunuh Iyon adalah Abdul Aminudin, tetangganya sendiri.

 

Saat diperiksa, Abdul menyeritakan kronologi pembunuhan. Awalnya, dia berangkat ke kebun milik orang tuanya untuk mencari buah melinjo yang akan dijualnya kepada tengkulak. Namun, karena kelelahan, pria tamatan sekolah dasar itu pun beristirahat di gubuk yang berada di tengah-tengah kebun.

 

 

Setelah terbangun, Abdul merasa ingin sekali merokok. ”Waktu itu kerasanya pusing, enggak punya uang buat beli rokok,” kata tersangka.

 

Niat untuk membunuh muncul saat Abdul melihat seorang perempuan melintas di depan gubuk. Saat itulah, dia langsung mengambil batang kayu yang tergeletak di dekat gubuk dan memukuli bagian kepala sehingga korban terjatuh. Korban kemudian diseret ke semak-semak dan disembunyikan di tempat itu.

 

Pelaku pun mengambil kalung emas seberat 10 gram yang dikenakan Iyon. Kalung emas itu dijual ke toko emas dengan harga Rp 200.000, 00. Uang hasil penjualan kalung itu digunakan untuk membeli rokok, pakaian, makanan, serta untuk bekal melarikan diri.

 

Sumber KOMPAS Senin, 12/1/2009 halaman 25.

 

 

---------------------------------------------------------------------------------

Begitulah... Rokok itu telah terbukti menyebabkan kecanduan. Tiap kita menghisap rokok, maka di otak akan dihasilkan dopamin yang memberikan sensasi rasa nikmat. Rasa nikmat inilah yang menyebabkan kita mau lagi dan lagi dan lagi.

 

 

 

Ketika rasa mau lagi dan lagi dan lagi itu muncul, harus segera dipenuhi. Kalau ga, ya bakalan sakaw. Pusing dan gampang marah (biasanya org mengartikannya sebagai 'ga bisa konsen/ mikir kalo ga ngerokok').

 

 

 

Buat yang berduit, maka asupan rokok dengan mudah tercukupi. Kalo yang cuma lulusan SD, pengangguran, yaaa...akhirnya gelap mata dan nekat melakukan apapun agar bisa mendapatkan sensasi nikmat itu.

 

 

 

Buat kalian dengan tingkat kepuasan rendah-udah puas dan berasa nikmat dengan asap rokok- berikan pendapat kalian tentang berita ini...

 

 

Sunday, January 11, 2009

Kita Tidak Sedang Berselingkuh

 

 

Tenanglah...

Tak usahlah kau mendadak dilanda kepanikan ataupun rasa berdosa begitu

Kita tidak sedang berselingkuh kok...

 

 

 

Selingkuh adalah bagi mereka yang mengkhianati cinta

Kamu tidak kan?

Cintamu padanya tidak berubah kan?

 

 

 

Selingkuh adalah bagi mereka yang menduakan cinta

Kamu tidak kan?

Cintamu padaku palsu kan?

[kalaupun tulus, itu adalah jenis cinta yang berbeda kan?]

 

 

 

Selingkuh adalah berbagi tubuh

Apakah kita bersetubuh?

 

 

 

Selingkuh adalah ketika aku memutilasi jatah dirimu untuknya

Aku tidak melakukannya kan?

Dia selalu menjadi nomor satu kan?

 

 

 

Jadi, katakanlah padaku dimana letak perselingkuhan kita

[jika kamu berpendapat bahwa kita sedang berselingkuh]

 

 

 

 

 

 

 

 

^o^