Wednesday, April 15, 2009

Dilema Part II

Kusukaaaaaaaaa bangeeeeetttt sama si P!

 

 

Ku ga suka (banget) sama si M!

 

 

Nah, kalau mereka berdua bersatu....

 

 

Ku musti gimana dunk?

 

 

Tuesday, April 14, 2009

Cintaku Selembut BiPang_Inovasi berkat Imajinasi

 

Agnes Monica mendeskripsikan cintanya seperti ini:

Cintaku sedalam samudra setinggi langit di angkasa

Cintaku sebesar dunia, seluas jagad raya ini

 

 

Pada dasarnya aku sepakat, tapi kurang pas untuk mendeskrisikan cinta yang pernah kurasakan. Aku berusaha merasakan lagi seperti apakah cinta itu. Dan akhirnya aku menemukan bahwa cinta itu lembut. Yak cintaku (yang baru saja berlalu) itu lembut.

 

 

Pertanyaan selanjutnya: selembut apakah cintaku (yang baru saja berlalu) itu?

 

 

Aku berpikir lagi. Merenung dan mencari-cari sesuatu yang bisa merepresentasikan suatu kelembutan. Sutrakah? Kurang pas jika disandingkan dengan cinta, karena yang lembutnya seperti sutra adalah kulit (di iklan-iklan body lotion dinyatakan begitu).

 

 

Aku berpikir dan berusaha mengingat-ingat segala macam benda yang lembut.

Handuk yang di-Molto (kata iklannya handuk itu lembuuuutttt banget)

Rambut (iklan shampo klim-nya begitu)

 

Tapi kalau dijadikan kalimat ’cintaku selembut handuk’ atau 'cintaku selembut rambut', rasanya ga asik dan ga keren.

 

 

Aku berpikir lagi.

 

Hingga akhirnya aku ingat beberapa hari yang lalu, seorang teman pamer bahwa dia sedang makan siang BiPang nan sedaaaaapppp. Lalu teringat juga perkataan seorang teman yang lain, ”Salah banget tau kalo Islam mengharamkan babi. Karena itu adalah makanan terlezaaaaaaat yang pernah ada! Hohoho...”. Walaupun belum pernah makan daging babi, tapi aku yakin bahwa daging itu enaaaaaaaakkkk bangeeeeetttt!

 

 

Nah, pas SMP aku dapat pelajaran tataboga. Kami diajari cara mengenali daging ikan yang baik, cara menentukan daging ayam tiren atau bukan dan cara membedakan daging-daging. Daging bisa dibedakan mana yang sapi, kambing, kerbau dan babi dari organoleptisnya atau wujudnya. Untuk daging babi, warnanya light pink (paling terang di antara daging lainnya), seratnya paling halus dan lembuuuuuuuttttt jika dipegang. Kata ibu guru begitu.

 

 

Jadi, daging babi itu selain sedap, enak dan lezat...dia juga lembuuuuuuuttttt... Apalagi kalau dipanggang, pastinya lembuuuutttt dan enyaaaaaaakkkk... Lidah akan selalu ingat akan rasanya. Ibaratnya makannya hari ini, minggu depan pun masih akan terasa dan terngiang-ngiang kelembutannya.

 

 

Maka dari itu, aku ingin mendeskripsikan kelembutan cintaku (yang baru saja berlalu) seperti Bipang. Dan setelah kupertimbangkan lagi emang pas banget kalau cintaku (yang baru saja berlalu) itu seperti Bipang: lembut, enak, nyandu, dan.....terlarang ^o^

 

 

Yak, resmi kunyatakan bahwa cintaku (yang baru saja berlalu) selembut bipang!

 

 

 

 

 

 

 

Monday, April 13, 2009

Terkenang Lagi_Best I Ever Had

Semalem mencoba untuk menghapus un-erase-able messages di HP. Ternyata malah jadi mendadak kronis mengiris2. Tiba-tiba meragukan kemampuan otakku untuk menyimpan memori. Aku takut kalau aku akan lupa bahwa aku pernah berkasih-kasihan dengan dia. Jadi aku gagal menghapus pesan deh...

 

 

Dan langsung otakku otomatis memutar theme song sendu, jadul tentu saja. Tapi ga jadul2 amat si.. Lagu jaman SMA. Lagu yang dinyanyiin sama cowok yang memainkan harmonica untukku. Pas perpisahan sekolah, dia menyanyi di depan anak2 diiringi gitar akustik. Aku yakin dan diyakinkan oleh teman2ku bahwa lagu itu untuk aku ^o^

 

 

Nah, sekarang aku forward lagu itu untuk my expired-lover ^^ 

 

 

So you sailed away

Into a grey sky morning

Now I'm here to stay

Love can be so boring

 

 

Nothing's quite the same now

I just say your name now

 

 

But it's not so bad

You're only the best I ever had

You don't want me back

You're just the best I ever had

 

 

So you stole my world

Now I'm just a phony

Remembering the girl

Leaves me down and lonely

 

 

Send it in a letter

Make yourself feel better

 

 

But it's not so bad

You're only the best I ever had

You don't need me back

You're just the best I ever had

 

 

And it may take some time to

Patch me up inside

But I can't take it so I

Run away and hide

And I may find in time that

You were always right

You're always right

 

 

So you sailed away

Into a grey sky morning

Now I'm here to stay

Love can be so boring

 

 

What was it you wanted

Could it be I'm haunted

 

 

But it's not so bad

You're only the best I ever had

I don't want you back

You're just the best I ever had

The best I ever had

The best I ever

 

 

 

 

 

Psssttt.... Nyontek kata2nya Glenn, "Bukan karna kita berbeda"

 

Lagu Anak-Anak yang Kejam

 

 

Sehubungan dengan dikatakan bahwa aku seangkatannya Mama Ira Maya Sopha, hanya karena aku ‘update’ untuk lagu2 jadul, maka pas kemarin pulang ke rumah aku mengajukan ‘protes’ ke makku. Aku ‘menyalahkan’ beliau yang sudah menanamkan lagu2 jadul di otakku begitu lekatnya. Pembelaannya hanyalah, “Yaaaa…kan Ibu emang suka nyanyi… Bukan salah Ibu dunk kalo terekam dengan kuat…”.

 

 

Dan ternyata adikku pun mengalami hal yang sama denganku. Kalau ada lagu jadul diputer, dia bisa ngikutin. ”Tapi lagu yang paling sadis yang itu lho...yang tamatlah oh riwayatnya...”. Aku masih belum nemu, trus dia nambah satu kalimat lagi, ”Yang masuk jurang itu lho...”.

 

 

Hwuaaa... Aku langsung ingat!

Dan bernyanyilah kami...

 

 

Sepasang rusa dilanda asmara

Mereka pergi berdua-duaan

Menikmati udara, berkasih2an

Berbahagialah mereka

 

 

Akan tetapi datanglah tiba-tiba

Seorang pemburu yang mengintai

Dia lalu menembak rusa itu

Matilah si rusa betina

 

 

Rusa jantan berlari masuk hutan

Kasihan kekasihnya tlah hilang

Akhirnya tak tertahan, dia masuk jurang

Tamatlah oh...riwayatnya..

 

 

Dan aku baru tersadar kalau lagu itu kejam... Masa lagu anak2 begituuuuuuu???

 

Makku hanya bisa terkikik, ”Itu lagu  jaman ibu SD...”

 

Haiyaaaahhhh....

 

Ada yg bernasib denganku tidak kah? Dikasih lagu anak2 yang kejam...

 

 

Sunday, April 12, 2009

Pemilu Legislatif di TPS 8 Kopeng




Mengagumkan saat melihat antusiasme warga untuk mencontreng. Pagi2 udah pada antri. Yang tidak hadir hanya sedikit, suara tidak sah (entah disengaja atau tidak) juga lumayan sedikit...berkisar 10 persenan...

Pas ditanya pandangan umum tentang pelaksanaan Pemilu di tempatku, aku menjawab: smooth dan penuh kekeluargaan ^o^

Semua penyimpangan minor, keributan kecil bisa diatasi dengan baik. Semua berakhir bahagia dan damai deh... Capek itu pasti (ngitungnya sampe jam setengah duabelas!). Tapi menyenangkan!

Pemenangnya bisa diprediksi lah ya... Pokoknya selama nenek2 itu masih memiliki hak pilih, partai ini akan terus berjaya! ^o^

Tuesday, April 7, 2009

Bersiap untuk contreng2

Malam ini, aku akan pulang ke kampung halaman, Kopeng tercinta. Terimakasih untuk KPU yang sudah menetapkan Pemilu berdekatan dengan Paskah. Jadi aku bisa pulaaaaaaanggg...

Owya, I'll have a very limited access to e-mail and internet services. Jadi jangan pada kangen aku yaaaa... ^o^

 

Sampai jumpa hari Senin... Insya Allah...

 

Monday, April 6, 2009

Pijat Atas Tekan Bawah_Salah judul nih...

Rating:★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Setelah kupikirkan beberapa hari, akhirnya aku mulai bisa melihat dengan lumayan pada film ini.

Sebenernya ni film lucu. Ku beneran ketawa ngakak pada beberapa guyonan para Cagurs itu. Celetukan2nya original dan lucu. Jadi ini sebenarnya bukan jenis film komedi jorok atau mesum. Kalau film komedi jorok kan becandaannya menjurus2 gitu kan? Nah, ini enggak...

Pas kocak, murni kocak tanpa permesuman.
Pas buka2an dan mesum, ga dibecandain.

Beda sama komedi ala warkop yang suka menyorot bagian tubuh wanita dan melucu2kannya, entah dengan ekspresi para warkop atau kalimat2 nakal lainnya. Nah, di film ini enggak. Pas Kiki Fatmala dipijet plus2 sama Ipul Jamil, backsound-nya musik lembut, ga ada dialog, apalagi yg lucu tapi jorok. Pas Wendy cagur beradegan cinta sama si keponakan, ekspresinya juga natural orang bercinta, ga dibuat2 lucu.

Jadi ni film sebenernya bisa keluar dari kategori film ga jelas dan ecek2, andaikan judulnya ga begituuuuuu....

Soal cerita, sama persis sama Suka Sama Suka: dua cowo pengen kos di rumah seorang tante dan keponakan wanita. Akhirnya dua cowok itu ngaku2 sebagai pasangan gay. Trus mereka berebut cinta sang keponakan.


Yaaaa...walaupun critanya ga original, trus ada beberapa scene klise, tapi lumayanlah, bahkan jauh kalo dibandingkan Kutunggu Jandamu. Si keponakan cantik, mulus dan ga suka monyong2in bibir, bangga2in dada. Suaranya juga ga didesah2kan, walaupun sok kebule2annya juga ga enak didengar...

Pokoknya mendingan dan lumayanlah...

Tapi ku ga berani rekomendasiin... Hihihi....