Kusukaaaaaaaaa bangeeeeetttt sama si P!
Ku ga suka (banget) sama si M!
Nah, kalau mereka berdua bersatu....
Ku musti gimana dunk?
Kusukaaaaaaaaa bangeeeeetttt sama si P!
Ku ga suka (banget) sama si M!
Nah, kalau mereka berdua bersatu....
Ku musti gimana dunk?
Agnes Monica mendeskripsikan cintanya seperti ini:
Cintaku sedalam samudra setinggi langit di angkasa
Cintaku sebesar dunia, seluas jagad raya ini
Pada dasarnya aku sepakat, tapi kurang pas untuk mendeskrisikan cinta yang pernah kurasakan. Aku berusaha merasakan lagi seperti apakah cinta itu. Dan akhirnya aku menemukan bahwa cinta itu lembut. Yak cintaku (yang baru saja berlalu) itu lembut.
Pertanyaan selanjutnya: selembut apakah cintaku (yang baru saja berlalu) itu?
Aku berpikir lagi. Merenung dan mencari-cari sesuatu yang bisa merepresentasikan suatu kelembutan. Sutrakah? Kurang pas jika disandingkan dengan cinta, karena yang lembutnya seperti sutra adalah kulit (di iklan-iklan body lotion dinyatakan begitu).
Aku berpikir dan berusaha mengingat-ingat segala macam benda yang lembut.
Handuk yang di-Molto (kata iklannya handuk itu lembuuuutttt banget)
Rambut (iklan shampo klim-nya begitu)
Tapi kalau dijadikan kalimat ’cintaku selembut handuk’ atau 'cintaku selembut rambut', rasanya ga asik dan ga keren.
Aku berpikir lagi.
Hingga akhirnya aku ingat beberapa hari yang lalu, seorang teman pamer bahwa dia sedang makan siang BiPang nan sedaaaaapppp. Lalu teringat juga perkataan seorang teman yang lain, ”Salah banget tau kalo Islam mengharamkan babi. Karena itu adalah makanan terlezaaaaaaat yang pernah ada! Hohoho...”. Walaupun belum pernah makan daging babi, tapi aku yakin bahwa daging itu enaaaaaaaakkkk bangeeeeetttt!
Nah, pas SMP aku dapat pelajaran tataboga. Kami diajari cara mengenali daging ikan yang baik, cara menentukan daging ayam tiren atau bukan dan cara membedakan daging-daging. Daging bisa dibedakan mana yang sapi, kambing, kerbau dan babi dari organoleptisnya atau wujudnya. Untuk daging babi, warnanya light pink (paling terang di antara daging lainnya), seratnya paling halus dan lembuuuuuuuttttt jika dipegang. Kata ibu guru begitu.
Jadi, daging babi itu selain sedap, enak dan lezat...dia juga lembuuuuuuuttttt... Apalagi kalau dipanggang, pastinya lembuuuutttt dan enyaaaaaaakkkk... Lidah akan selalu ingat akan rasanya. Ibaratnya makannya hari ini, minggu depan pun masih akan terasa dan terngiang-ngiang kelembutannya.
Maka dari itu, aku ingin mendeskripsikan kelembutan cintaku (yang baru saja berlalu) seperti Bipang. Dan setelah kupertimbangkan lagi emang pas banget kalau cintaku (yang baru saja berlalu) itu seperti Bipang: lembut, enak, nyandu, dan.....terlarang ^o^
Yak, resmi kunyatakan bahwa cintaku (yang baru saja berlalu) selembut bipang!
Semalem mencoba untuk menghapus un-erase-able messages di HP. Ternyata malah jadi mendadak kronis mengiris2. Tiba-tiba meragukan kemampuan otakku untuk menyimpan memori. Aku takut kalau aku akan lupa bahwa aku pernah berkasih-kasihan dengan dia. Jadi aku gagal menghapus pesan deh...
Dan langsung otakku otomatis memutar theme song sendu, jadul tentu saja. Tapi ga jadul2 amat si.. Lagu jaman SMA. Lagu yang dinyanyiin sama cowok yang memainkan harmonica untukku. Pas perpisahan sekolah, dia menyanyi di depan anak2 diiringi gitar akustik. Aku yakin dan diyakinkan oleh teman2ku bahwa lagu itu untuk aku ^o^
Nah, sekarang aku forward lagu itu untuk my expired-lover ^^
So you sailed away
Into a grey sky morning
Now I'm here to stay
Love can be so boring
Nothing's quite the same now
I just say your name now
But it's not so bad
You're only the best I ever had
You don't want me back
You're just the best I ever had
So you stole my world
Now I'm just a phony
Remembering the girl
Leaves me down and lonely
Send it in a letter
Make yourself feel better
But it's not so bad
You're only the best I ever had
You don't need me back
You're just the best I ever had
And it may take some time to
Patch me up inside
But I can't take it so I
Run away and hide
And I may find in time that
You were always right
You're always right
So you sailed away
Into a grey sky morning
Now I'm here to stay
Love can be so boring
What was it you wanted
Could it be I'm haunted
But it's not so bad
You're only the best I ever had
I don't want you back
You're just the best I ever had
The best I ever had
The best I ever
Sehubungan dengan dikatakan bahwa aku seangkatannya Mama Ira Maya Sopha, hanya karena aku ‘update’ untuk lagu2 jadul, maka pas kemarin pulang ke rumah aku mengajukan ‘protes’ ke makku. Aku ‘menyalahkan’ beliau yang sudah menanamkan lagu2 jadul di otakku begitu lekatnya. Pembelaannya hanyalah, “Yaaaa…
Dan ternyata adikku pun mengalami hal yang sama denganku. Kalau ada lagu jadul diputer, dia bisa ngikutin. ”Tapi lagu yang paling sadis yang itu lho...yang tamatlah oh riwayatnya...”. Aku masih belum nemu, trus dia nambah satu kalimat lagi, ”Yang masuk jurang itu lho...”.
Hwuaaa... Aku langsung ingat!
Dan bernyanyilah kami...
Sepasang rusa dilanda asmara
Mereka pergi berdua-duaan
Menikmati udara, berkasih2an
Berbahagialah mereka
Akan tetapi datanglah tiba-tiba
Seorang pemburu yang mengintai
Dia lalu menembak rusa itu
Matilah si rusa betina
Rusa jantan berlari masuk hutan
Kasihan kekasihnya tlah hilang
Akhirnya tak tertahan, dia masuk jurang
Tamatlah oh...riwayatnya..
Dan aku baru tersadar kalau lagu itu kejam... Masa lagu anak2 begituuuuuuu???
Makku hanya bisa terkikik, ”Itu lagu jaman ibu SD...”
Malam ini, aku akan pulang ke kampung halaman, Kopeng tercinta. Terimakasih untuk KPU yang sudah menetapkan Pemilu berdekatan dengan Paskah. Jadi aku bisa pulaaaaaaanggg...
Owya, I'll have a very limited access to e-mail and internet services. Jadi jangan pada kangen aku yaaaa... ^o^
Sampai jumpa hari Senin... Insya Allah...
| Rating: | ★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Comedy |