Wednesday, May 13, 2009

Aku Gagal Kali Ini Tanpa Tangis dan Duka

In the spirit of jaduls....

Tapi ga tau itu lagu judulnya apa, lirik lengkapnya gimana, yang nyanyi siapa juga ga tau...tiba2 saja inget sepotong-sepotong...

................

Hanya titik air mata dan senyum kehancuran

.................

Udah. Segitu doank apalnya...

 

Trus muncul lirik lain

.............

Jangan jangan jangan lagi kau sakiti hati ini

Yang...sayangilah aku

Jangan jangan jangan lagi kau dustai diri ini

Kasihanilah insan lemah ini

.............

Itu juga udah. Segitu doank. Ada si inget ada kalimat hati yang apa jadi kelabu. Tiada salah kau memutus cinta. Putus saja diriku untuk apamu. Tapi otakku ga sanggup retrieve lebih lagi... =(

 

Aku gregetan! Gregetan gregetan gregetan! Mau nyanyi tapi ga apal! Menyebalkan! Mau ga nyanyi, tapi otakku muter potongan2 lagu itu mulu... =(

 

Kupaksain nyanyi yang lebih update aaaaahhhh....

When it's over...it's my time to fall in love again....

Walaupun ga apal, tapi aku kan bisa minta nanya Oom Gugel krn aku tau judul dan penyanyinya! Hohoho...

 

Tuesday, May 12, 2009

Firasat via Mimpi

Belum jam 5 pagi Mak ku nelpon. Setengah sadar aku angkat dan bertanya, "Napa Mak?". Dengan nada sangat serius Mak ku menjawab, "Ibu mimpi buruk ttg Tata". Kemudian diceritakanlah mimpinya itu, bahwa dia mendapati aku telanjang dengan rambut terpotong2 acak kayak napi, dan aku menerima tamu dalam keadaan begitu.

Sebagai anak yang tumbuh dalam nuansa klenik, otakku masih menyimpan memori ttg arti2 mimpi dengan baik, sebaik tersimpannya lagu2 jadul. Dan mimpi seperti itu emang buruk artinya. Tapi aku sok modern dan berkata, "Ga usah dipikirin...itu mimpi doank...". Padahal aku tau, di sana Mak ku sedang nangis2 dan kalut...

 

Tapi berusaha meyakinkan Mak ku untuk hal itu, sama aja dengan ngedorong tembok. Nol hasilnya. Dia lalu berpesan agar aku sangat berhati-hati dalam berlaku, lakukan semua tugas dan hal dengan penuh pertimbangan dan sebaik mungkin. Intinya hindari hal2 yang beresiko masalah. Jangan jadi risk taker lah dalam waktu dekat ini... Kubilang 'sip' dan telpon ditutup.

 

Aku lanjut tidur. Tapi Mak ku nelfon lagi menyuruhku bangun dan melakukan ritual Jawa banget sehubungan dengan mimpi buruk. Dan aku ga berani untuk tidak melakukannya. Maka bangunlah aku dan melakukannya, minta ijin dulu ke Tuhan, "Ya Allah, saya anak yg nurut sama Mak nya yah..."

Dan aku jadi kepikiran sama mimpi Mak ku juga.

Mak ku adalah tukang mimpi. Aku juga, tidur seberapapun, aku pasti mimpi. Dan akhir2 ini mimpi ku kalau mau diartiin, bermakna juga. Cuma artinya baik dan membawa keberuntungan.. Tapi kenapa Mak ku menerima pertanda buruk yah?

 

Jadi deg2an... PDKT ke Allah aaaaahhhh....

Berita di Kompas vs Tempo_Sama tapi Kok Beda

Topiknya sama, judulnya beda gapapa lah ya... Yang satu menasihati yang satunya provokatif.

 

Yang kubingungkan kenapa isinya ada yang beda?

 

Intinya kan tentang mbak Fifi Tanang yang dapat hukuman 6 bulan penjara karena oleh pengadilan dinyatakan dia telah mencemarkan nama baik PT Duta Pertiwi, lewat surat pembaca yang dimuat di Investor Daily. Tapi Mbak Fifi ini bilang bahwa dia tidak pernah mengirimkan surat pembaca ke harian tersebut, melainkan ke

  • Warta Kota ==> versi Koran Tempo
  • Jakarta Post ==> versi Kompas

Liat attachment yah!

Jadi, bagaimanakah ini? Si mbak Fifi kirim ke Warta Kota atau Jakarta Post ni...

 

Ternyata ada gunanya juga yah satu hari beli dua koran... Bisa banding2in deh! ^o^

 

 

Attachment: Kompas.pdf
Attachment: Tempo.pdf

Monday, May 11, 2009

TTS 1517 KOMPAS_TTS Yang Mahal

 

Mahal 1:

Aku beli tambahan Kompas 2 eksemplar!

 

Mahal 2:

Soalnya susaaaaaaahhhh... Hingga aku harus teleconference sama pakar TTS lainnya. Malem-malem telponan buat ngebahas TTS! Dah gitu tetep aja masih ada soal yang ga bisa dijawab. Ck...ck...ck... Siangnya sambil aku nunggu fotokopi di Depkes, TC dilanjutkan membahas bajak laut; perompak.

 

Mahal3:

Karena aku mau kirim 5 kali (kupon hasil beli dan malak temen), artinya aku harus nyediain amplop 5 buah dan prangkonya juga limaaaaaa!!

 

Semoga menang semoga menang semoga menang semoga menang semoga menang semoga menang!

 

Amin amin amin amin amin amin!

 

 

Untuk penyelesaian TTS kali ini, aku berterimakasih kepada:

  1. Nurul dan Dini yang sudah menyengajakan diri beli Kompas dan bertemu untuk belajar bersama mengerjakan TTS-nya.
  2. Mbak Theresia yang membantu menemukan Ilanun
  3. KBBI ed 4 tentu saja!
  4. Dan pihak-pihak yang tidak bisa disebutkan namanya di sini ^o^

 

Nafasku Sudah Ringan!

Alhamdulillah...

 

Pendingan 'utang' kerjaanku udah terselesaikan sebagian... Bapak-bapak yang tadinya dah mau nyambit aku dan memakanku hidup2, akhirnya berkata, "Puji Tuhan! Thank you banget, Ta...".

 

Padahal kalimat sebelum2nya adalah,"be straight to me. If this is out of your hand, I'll do it by my self" atau kalau ga, "You don't have sense of urgency at all!". Dan paling parah adalah, "If I lose my job, who's gonna take the responsibility? Will u?". Yaaa...walaupun ada kalimat, "I'm not blaming you, so don't be defensive on me". Tetep ajaaaaaa.....hatiku tertusuk2...hingga memberatkan nafaskuuuuuuuu...!!

Sekarang ku lega dan senaaaaaaaang!

Mulai bisa bernafas dengan ringan dan teratur deh...

 

Monday, May 4, 2009

Badanku Ga Bisa Bohong

Masalah yang ada kuanggap cemen... Ga kupikirin banget lah... Urusan kerjaan, cukup di kantor ga perlu dibawa sampe kasur. Pokoknya tidurku harus tetap nyenyak!

 

Tapi selama aku melek, entah udah berapa kali aku menghela napas... Suka tiba2 ga nyadar menghela nafas gitu... Kata temanku, "Nafas lo kayak beban seluruh dunia lo yg tanggung aja..."

 

Yak! Emang seperti itulah rasanya... Berat...

Pengennya tiduuuuurrrrr terrruuuussss... Bangun2 masalahnya dah selesai! Hohoho...

 

Take Your Time, Dear...

Nyontek kata-katanya Richard Marx,

 

"I will be right here waiting for you...."

For sure!