Sunday, December 30, 2007

Me at Annual Dinner 2007




Karena mba siska tidak meng-upload foto annual dinner yg ada diriku.. ku upload sendiri ajah... Hehehe...
Owya...ku dapet TV lhoooo... Hohoho...

Wednesday, December 26, 2007

Rambut Gagal, Kuku Pun Jadi


Ingin hati mewarnai rambut, tapi gagal.. Maka kuwarnai saja kukuku.. Dan, hari ini aku suka (sukaaaaaaa....banget!) melihat kukuku yang berwarna bergerak2 di keyboardku! Luthunaaaaa....>_<

Ingin hati mewarnai rambut, tapi gagal.. Maka kuwarnai saja kukuku.. Dan, hari ini aku suka (sukaaaaaaa....banget!) melihat kukuku yang berwarna bergerak2 di keyboardku! Luthunaaaaa....

Ingin hati mewarnai rambut, tapi gagal.. Maka kuwarnai saja kukuku.. Dan, hari ini aku suka (sukaaaaaaa....banget!) melihat kukuku yang berwarna bergerak2 di keyboardku! Luthu...luthu... >_<





Ingin hati mewarnai rambut, tapi gagal.. Maka kuwarnai saja kukuku.. Dan, hari ini aku suka (sukaaaaaaa....banget!) melihat kukuku yang berwarna bergerak2 di keyboardku! Luthunaaaaa....>_<

Sunday, December 23, 2007

Ketika Kau Tersipu-Kumpulan Sajak dan Surat Cinta)

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Romance
Author:disusun oleh Paul B. Janeczko
Terkadang kita tak dapat mendefinisikan atau mengungkapkan apa itu cinta. Kadang kita tak bisa menjelaskan apa yang kita rasakan ketika jatuh cinta. Tak jarang kita kesulitan berbagi rasa ketika cinta mendatangi atau meninggalkan kita. Hanya nampak wajah yang berseri, merona atau sorot mata yang layu.

Sajak-sajak yang dikumpulkan oleh Paul dari jaman Jalaluddin Rumi hingga Nikki Giovanni ini, merepresentasikan apa yang dirasakan oleh para pecinta sepanjang masa. Sajak cinta disusun dalam 5 bagian: Ketika Cinta Berawal, Ketika Jatuh Cinta, Ketika Sendiri dalam Cinta, Ketika Cinta Berakhir, dan Ketika Mengenang Cinta. Fase-fase percintaan yang dialami oleh para pecinta. Tiap bagian diawali dengan surat cinta seseorang.

Saat membaca bagian Ketika Cinta Berawal dan Ketika Jatuh Cinta, aku tersenyum-senyum sendiri, sedikit teriak histeris, karena akhirnya ku menemukan kalimat yang menggambarkan apa yang kurasakan saat jatuh cinta. Sesekali ku berkomentar, ”Ih..bener bangeee...ttt...”. Hehehe... Ternyata yang namanya jatuh cinta tidak mengenal istilah out of date atau jadul, apa yang dirasakan John Clare di abad 19, kurasakan juga di abad 21 ini. >_<
Kukutipkan sedikit yaaa...
Hatiku telah meninggalkan tempat pertapaannya
Dan tak mampu kembali selamanya

Kyaaaaa......

Memasuki bagian Ketika Sendiri dalam Cinta, senyuman di pipi mulai memudar. Aku mulai terbawa arus emosi miris di dada. Sedih.. Dan pas baca surat cintanya Percy B. Shelley untuk Harriet Shelley yang menjadi pembuka bagian Ketika Cinta Berakhir, aku sudah mulai sulit menelan, air mata mulai mengalir. Perlu istirahat tiap habis baca satu sajak. Trenyuh-nya bener2 kerasa...

Nah, pas di bagian Ketika Mengenang Cinta...air mata tak lagi mengalir, senyum sedikit tersungging kembali, rasa hangat menjalari dadaku lagi. Ada harapan dan semangat yang nyetrum dari sajak2nya. Dan akhirnya aku bisa tidur dengan tersenyum. Tapi pas bangun..teuteup...mataku bengkak2 akibat Ketika Cinta Berakhir.. =)

Desain cover buku ini bagus. Kesan yang ditampilkan adalah damai dan tenang. Kertas yang dipakai adalah kertas buram, bukan kertas putih, menimbulkan efek nyaman di mata, dan menunjukkan cinta kita pada bumi (kertas buram itu dari kertas daur ulang kan ya?). Buku ini juga dilengkapi dengan pita pembatas halaman. Seandainya aku masih SMA, ku mau gunakan buku ini sebagai kado ke pujaan hatiku. Pita pembatasnya kupas-in di halaman 23, sajak cinta karya Jalaludin Rumi_Dalam Cahayamu Aku Belajar Mencintai. Kyaaaa….

Owya, menurutku buku ini tidak hanya akan membuat orang ingin membacanya saja, tapi juga ingin memilikinya. Karena kita akan selalu rindu untuk baca sajak-sajak itu. Sebagai hadiah juga cocok… Cocok buat semua pecinta di fase manapun, baik sedang jatuh cinta ataupun patah cinta.
Selamat membeli dan membaca!

Rin's Wedding






Cilodong, 22 Desember 2007
Fotografer: Dibagi dua ya fotonya...?
Para Gadis: Ga mauuuuu....
Beginilah hasil foto kroyokannya.. =)

Thursday, December 20, 2007

HarPitNas

Stasiun Pondok Cina, 6.30 AM

Tata                    : Pak, Tanah Abang

Petugas Loket  : Ga ada Mba. Hari ini dibatalkan.

Tata                    : Ha? Yang ke Kota dah lewat blum?

Petugas Loket  : Dibatalkan juga mba. Hari ini semua express ga jalan

Tata                    : Haaaa??? Apa2an si? Ya udah lah.. Ekonomi Tanah Abang   deh kl gitu..

Petugas Loket  : Yang ke Tanah Abang, express dan ekonomi ga dijalanin Mba

Tata                    : ...................... (cuma bisa bengong)

Petugas Loket  : Jadi gimana mba?

Tata                    : *sigh* yang ada apa jadinya?

Petugas Loket  : Ekonomi ke Kota mba, pemberangkatan dari Bogor

Tata                   : Ya udah itu aja

 

Aaaaaaa......rghh...!!! PT KAI maksudnya apaan si? Dipikir ga ada penumpang hari ini? Huhuh..! Tetep aja tuh ku desek2an gila di kereta.

Reading




Tiga wanita membaca hal yang sama

Wednesday, December 19, 2007

Ini (kah) Ujungku

Ku telah melihat hingga mataku tak mampu lagi
Ku telah merasa hingga hanya kebas yang tersisa
Ku telah bersuara hingga bisik lirih yang kupunya
Ku telah berkelana hingga menopang tubuhku pun tak bisa

Ku rasa
Ku telah lalui semua

Kini
Utuslah pesuruh-Mu tuk menjemputku
Aku ingin pulang