Sunday, January 11, 2009

Yes Man

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Kalau kamu:
Terlalu banyak buat excuses, baik untuk orang lain atau diri sendiri
Stuck di satu kerjaan selama bertahun-tahun dan ga tau musti kemana lagi
Ga punya pacar atau seseorang yang mirip pacar
Ga punya hasrat hidup, bahkan untuk bermasturbasi pun males


Maka kamu musti nonton Yes Man. (yang poin keempat boleh dianulir lah ya...).

Kalo di film untuk org seperti di atas, maka musti ikut seminar Yes Man.


Film ini keren. Lucu sekaligus ngena (buatku). Selain ngetawain lucunya Jim carrey, juga ngetawain diri sendiri. Oopss....


Ya kaaaannn.... Kadang kita males ngapa2in. Pengennya di kasuuuuurrr terus, sambil nonton DVD. Kalo ada yg telpon, dibiarin aja. Kl ada yg SMS, pura2 ga baca. Kalo diajak ke suatu tempat untuk suatu acara, adaaaaaa aja alesannya. Kalo di film ini si Jim Carrey pas diundang ke acara, dah jawab, ”Ku mau keluar kota”. Padahal kapannya belum dikasih tau. Hahaha...


Dulu ku ga suka sama Jim karena lucunya over. Di film ini enggaaaaaakk.... Pas tapi nampar! Cukup menginspirasi!


Kalo di sesi konsultasi psikologi, ketika kita udah bisa ngetawain diri sendiri, itu artinya we’re healed. Nah, aku bisa ngetawain diri sendiri berkat film ini, so I’m healed! (pengobatan yg murah meriah...sepuluh ribu saja...hohoho...)

Ranking Review Versi TaTa

Rating:★★★★★
Category:Other
Selama ini kukasih nilai berapa bintang berdasarkan after taste-nya. Gimana perasaanku setelah nonton atau baca. Jadi tergantung suasana hati juga.

Sekarang kubuat pedomannya:

1 bintang = A = Apaan si ini?!
2 bintang = B = Bolehlahh...
3 bintang = C = Cukup bagus si...tapi...
4 bintang = D = Dahsyaaaattttt!
5 bintang = E = Edaaaaannnn.... Mantap abiessss!!

Itulah arti bintang bagiku... ^o^


Under The Tree

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Ku coba menjabarkannya dalam format produk informasi untuk obat. ^o^

Jenis film
Drama menyesakkan jiwa. Model2nya mirip Babi Buta (kaledoskop, adegan 1 ma yang lain nampak ga nyambung tapi sebenernya nyambung, minim dialog).


Komposisi
Sutradara: Garin Noegroho
Produser: Garin Noegroho (kayaknya Marcella juga deh)
Penulis: Garin Noegroho, Armantoro
Pemain: Marcella Zalianty, Ayu Laksmi, Nadia Saphira, Dwi Sasono, Ikranagara


Indikasi
Ditujukan untuk orang2 yang mengagumi kebudayaan daerah.
Memiliki intrik kehidupan dengan orang tua akan membantu pemahaman film lebih mendalam.
Penikmat film segala genre.


Cara Nonton
Lebih baik nonton sendiri. Kalau mau ngajak temen nonton, pilih temen yang mengerti genre film ini. Kalau ga, siap2 aja denger keluh kesahnya sepanjang film. Seperti yang kudengar dari tetangga2ku, ”Sumpah! Pusing gua nonton film ini!”.


Kontraindikasi
Jangan nonton film ini kalau kamu:
- punya sentimen pribadi terhadap budaya Bali. Karena film ini Bali abis.
- Ga bisa nonton film ber-subtitle. Mengingat dialognya dalam bahasa Bali, maka mau ga mau kita musti baca subtitle, kecuali km menguasai bahasa Bali.
- Fanatik dengan film genre klasik, yaitu bahwa film itu harus bertutur dan bercerita secara runut, kemudian di akhir harus ada hikmah yang bisa diambil. Kamu tidak akan mendapatkannya di film ini.


Peringatan dan perhatian
Lihat bagian kontraindikasi.
Film ini minim dengan kata-kata. Kunci penyambung jalan cerita adalah gambar, adegan, lagu, simbol yang kebanyakan ’diam’. Jadi usahakan konsentrasi dalam menonton, matikan HP, jangan keluar untuk pipis, jangan ngobrol. Karena sedikit berpaling beresiko untuk kehilangan adegan penting yang akan berakibat timbulnya dizziness dan confussion.


Interaksi dengan film lain dan jenis interaksi lainnya
Usahakan menonton film ini ketika sedang mood untuk nonton film drama. Jangan menonton film lain segera setelah menonton film ini, karena akan mengakibatkan hilangnya efek dan kesan dari film ini dari memori dan hati. Terutama jika film berikutnya yang ditonton adalah film komedi, hampir dipastikan film ini akan tidak berkesan sama sekali.
Jangan nonton film ini dengan HP menyala (lihat bagian Peringatan dan Perhatian)


Kehamilan dan Menyusui
Jika kamu sedang hamil, kalau bisa jangan nonton film ini mengingat salah satu ceritanya adalah tentang ibu hamil dengan janin yang pasti menginggal. Emosi Ayu Laskmi dalam memerankan sosok ini nyaris sempurna, jadi ditakutkan akan terbawa dan terhanyut serta mempengaruhi emosional kamu.

Wanita yang menyusui boleh menonton film ini, bahkan disarankan, karena akan menambah rasa syukur dan sayang atas anak yang telah dilahirkan. Tapi pastikan kamu sudah memerah ASI sebelum menonton (jangan sampai ada hasrat memerah ketika nonton). Dan ingat jangan bawa bayi ke bioskop apalagi menyusui!


Efek pada kemampuan mengendarai kendaraan dan mengoperasikan mesin
Film ini menyebabkan melamun dan merenung, dan juga emosi jiwa (bagi yang tidak suka). Disarankan untuk tidak mengendarai kendaraan ataupun mengoperasikan mesin setelah menonton film ini.


Efek samping/efek yang tidak diinginkan
Melamun dan merenung adalah efek yang banyak dijumpai. Keinginan berdiskusi yang tinggi juga sering muncul setelah menonton film ini.

Keinginan marah yang tiba2 muncul dapat pula terjadi jika ternyata kamu tidak sesuai dengan film ini.

Berasa bodoh adalah hal mungkin terjadi ketika tiba2 film selesai sedangkan km belum mengerti maksud film ini. Tapi mau protes ga berani mengingat film ini dapat cukup banyak penghargaan.


Overdosis
Belum ada ditemui adanya overdosis menonton film ini. Sekali nonton sudah cukup. Tapi kebanyakan nonton film ini kemungkinan tidak akan berakibat apa-apa, selain berkurangnya uang dari kantorng dan bertambahnya pundi-pundi para produser.


Cara kerja (jalan cerita)
3 wanita dengan 3 kisah hubungan antara ortu (ibu) dan anak. Pertama baru tau kalo dia anak angkat, dan ternyata dulu dia dibuang oleh ibu kandungnya yang seorang penari di Bali. Kedua, seorang Ibu muda (penyiar radioa) yang mengandung bayi dengan gangguan perkembangan di otaknya. Misalkan dilahirkan pun, hanya akan hidup beberapa jam. Ketiga, seorang anak koruptor yang mencari sosok ayah di diri seorang bapak2 tua tukang tato.

Cerita terangkai dari adegan2 yang sekilas-sekilas, kadang berjalan sangat lama, kadang cepat, terpotong-potong, tapi magis. Unsur lagu menjadi lem yang efektif dalam menyatukan jalan cerita.

Selain menampilkan kebudayaan Bali secara komprehensif , isu yang diangkat lainnya adalah perdagangan bayi (yang memang konon umum terjadi di Bali).

Secara buru-buru dapat disimpulkan tokoh di film ini adalah penderita OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Si Ayu Laksmi suka ngacak2 tahu yang mau dimakannya, belah2 kelapa. Si Nadia mukul2 kardus lalu menutupi kepalanya dengan kardus ketika keluar rumah setelah mengetahui ayahnya ditangkap KPK. Itu juga tanda2 OCD. Si Dwi Sasono terobsesi menyapu kasur berulang2, nyapu halaman sampai malam, nyuci sepeda motor di malam hari, karena waktu kecil ibunya berkata bahwa dia tidak boleh memakaikan baju nari kalau dia tidak rajin. Itu OCD lagi.

Jadi ni film sebenernya tentang para OCD. ^o^ Entah disengaja atau tidak oleh si pembuat.


Shelf life (masa tayang)
Kayaknya ga bakalan lama tayang di 21. Sekarangpun, di minggu pertama tayang, cuma ada di 4 bioskop. Jadi segeralah menonton, jika kamu berminat!


Notes: Kenapa judulnya Under The Tree ya? Pohonnya yg mana si? Ni lebih cocok dikasih judul 3 Doa 3 Cinta. Hohoho...

Wednesday, January 7, 2009

Eh...eh... Baca Lagi Deh... Fufufufu...

Pls follow the link... (barusan kutemukan!)

http://innnnez.multiply.com/journal/item/12/Untukmu_my_beLoved_Friend?replies_read=3

Lagi-lagi aku merona... ^^

 

Masing2 kita punya cara memandang sendiri2..punya kekaguman sendiri2...

 

 

 

Aku pernah menulis di bagian tokoh idola gini: Guruh Soekarnoputra krn telah menemukan kata 'mahadaya cinta'. Mia Bustam krn telah begitu tegar dan menginspirasi.

 

Apa yang kukagumi belum tentu orang lain juga kagum pada hal itu. Begitu juga sebaliknya.

 

Tapi ya...cara anak ini memandangku itu lucu banget...  Make me love her more! Mwuah! 

Dia nganggep aku lucu, aku nganggep dia lucu. Berarti kami lucu.We're cute! Hohoho...

 

Satu kalimat yg kan kuingat dari dia, "Hidup sesuka dia, tapi selalu selamat". Yak itulah aku...so far... Dan aku bahagia.

 

Arigatou Santito!

 

Monday, January 5, 2009

TUJUAN HIDUP

Aku adalah jenis orang yang butuh untuk dituntun dan dirangsang. Terutama untuk berpikir. Kalau tidak ada tuntunan atau rangsangan, maka otakku akan diam.

 

 

Aku hidup asal hidup. Semua kujalani tanpa berpikir, tanpa pemikiran. Yang penting aku hidup dan tidak menggangu hidup orang lain. Semua terasa lurrruuuuuussss dan datar. Tidak ada persimpangan yang harus dipilih. Tidak ada tanjakan yang harus didaki ataupun turunan yang harus dihadapi.

 

 

 

Habis TK ya masuk SD. Yang deket rumah aja. Habis itu SMP. Trus SMU, trus kuliah. Lulus kuliah ya kerja. Udah.

 

 

 

 

Hingga tiba-tiba semalam dalam tidurku ada SMS masuk. Bunyinya: Tata, tujuan km dlm hidup ini apa sekarang?

 

 

Serasa kepalaku ditempeleng. Serasa bahuku diguncang. Serasa ruang yang tadinya diterangi lampu, mendadak gelap gulita.

 

 

 

Aku tidak punya tujuan hidup.

 

 

Wow....

 

 

 

A-KU-TI-DAK-PU-NYA-TU-JU-AN-HI-DUP

 

 

 

WOW....

 

 

 

Apakah aku pernah punya tujuan hidup? Mungkin pernah. Temanku bertanya apa tujuan hidupku SEKARANG. Berarti kemarin-kemarin aku punya yang namanya tujuan hidup.

 

Tapi aku lupa. Sama sekali lupa.

 

 

 

Dan sekarang aku panik.

 

 

 

Ibarat aku naik kereta, aku hanya asal naik saja. Tanpa peduli kereta ini mengarah kemana dan akan berhenti di mana saja. Dan yang paling penting: aku turun di stasiun mana?? Sesampainya di sana mau apa??

 

 

Aku panik.

 

 

 

 

Aku harus berhenti.

 

 

 

Paused.

 

 

 

Aku takut salah arah.

 

 

 

Aku takut ternyata aku kebablasan.

 

 

 

Aku takut.

 

 

 

 

Aku perlu berpikir.

 

 

 

 

Aku harus berpikir.

 

 

 

 

HA-RUS

 

 

 

H-A-R-U-S

 

 

 

 

 

Hidup tidak bisa hanya asal hidup.

 

 

Kamu yang mengirim SMS itu semalam... Kamu bukanlah temanku.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamu adalah penjagaku dan penyelamatku. I love you.

AJAIB: Seorang Teman dari Jaman SMA

Ketika aku sedang memikirkan seseorang, dan kemudian org itu SMS atau telpon, maka otomatis aku akan berkata, “AJAIB!”

 

 

Ketika aku habis nonton film tentang duda beranak satu, trus keesokan harinya aku kenalan sama seorang duda beranak satu, maka kujuga berkata ”AJAIB!”

 

 

 

Ketika pagi hari di kereta kubaca chapter tentang ’kejujuran’ di novel, trus pas buka MP ada teman yang posting tentang ’kejujuran’, maka itu juga ”AJAIB!”

 

 

Itulah definisi ’keajaiban’ versi aku (Nila yang nularin ni....)

 

Nah, tak berapa lama yg lalu ku juga mengalami keajaiban.

 

 

Pas malamnya, ku nonton film Vitus. Di situ kan ada dialog si Vitus bingung cita2nya apa. Akhirnya dengan asal2an dia bilang ke kakeknya kalo dia mau jadi ’vet’. Sumpah itu untuk pertama kalinya aku tau kalo dokter hewan bisa disebut hanya dengan kata ’vet’...hehehe...

 

 

Trus keesokan paginya, aku cek FS. Di situ ada ’new message from chis’. Pas kubuka ternyata dari temen SMA kuuuuu…..!! Dan dia adalah seorang vet!

 

 

AJAIB kaaaaannnnn???

 

 

Ku jadi inget jaman klas 3 SMA dulu. Jaman2 bingung tar mau kuliah apa. Guru Biologiku, almarhumah bu Pur, crita kl si Siska pengen masuk Kedokteran Hewan. Waktu itu aku bingung...”Kenapa dokter hewan si?? Kenapa bukan dokter manusia...”.

 

 

Dalam pendapatku waktu itu, di Salatiga kebudayaan memeriksakan hewan piaraannya itu ga ada. Jadi kayaknya ga bakal berprospek.. Hihihi... Udah gitu Siska itu pintaaaaarrrrrr....jadi sayang2 kalo otaknya diabdikan untuk kucing dan anjing (waktu itu ku berpikir kerjaannya dokter hewan cuma untuk 2 hewan itu... hehehe...). Trus Bu Pur bilang, ”Katanya dia pengen tar kerja di WWF. Nylametin badak2 di Afrika...Gajah..Singa...”

Oh my...oh my... Jrennggg...!! Ku ga kepikiran sama sekali bahwa yg suka kuliat di TV itu adalah dokter hewan!

 

 

Dan akhirnya kemaren pas menemukan FS Siska, I envy her ku juga cemburu sama orang utan-orang utan ituuuuu....!!). Dia punya cita2 dan dia bisa kubilang telah mendekatinya. Yaaa...walaupun belum kejar2an ma badak di Afrika...tapi kerrreeeeennnnn....

 

 

 

Sebenernya ada kisah cinta segitiga antara aku dan di...tar aja ah critanya... Hehehehe...

 

 

Owya, dia bilang dia blm bisa kasih liat foto2 lagi... Karena tukang foto mereka cabut. Jadi mereka sedang membutuhkan tenaga staff komunikasi, kualifikasinya adalah bisa motret. Ada yg berminat?

Monday, December 29, 2008

Counting down....

100 hari lagiiiiiii.....

 

 

(katanya...aku si blm ngitung...blm punya kalender 2009 soalnya...hehehe...)