X dan Y adalah dua orang yang dangkal ilmunya, terutama ilmu agama. Bedanya, si X itu cuek akan apa yang diperintahkan ataupun dilarang. Sedangkan si Y orangnya agak-agak skeptis.
Sebelumnya telah terjadi obrolan yang membahas tentang kenapa babi haram. Awalnya si X mengatakan karena babi banyak penyakitnya, tidak baik untuk kesehatan. Si Y menyanggah dengan ”Peternakan babi sekarang kan higienis, temen2 gue makan babi mulu tapi ga sakit tuh...malah nampak bahagia...”. Dan karena kecetekan ilmu mereka berdua (untuk mendebat ataupun mempertahankan pendapat), akhirnya kesimpulan kenapa babi haram adalah, ”Ada kalanya Tuhan pengen ngetes doank...mana yg nurut mana yg bandel... Dipakelah babi ini sebagai alat. Iseng2 dibilang kl babi itu haram, nah...yg taat akan nurut tanpa mikirin kenapa, sedangkan yg bandel sebaliknya”.
Kini dengan munculnya flu babi, si X merasa alam memberikan jawaban. Dengan penuh percaya diri si X datang ke Y dan tersenyum lebar. ”See? Tuhan tuh sebenernya menyimpan rahasia. Waktu itu Dia ga iseng2 doank tau... Tapi karena merasa ko banyak yg mempertanyakan, akhirnya sekarang dikasihlah buktinya: bahwa babi haram karena mendatangkan penyakit, flu babi. Bagi yang dulu meragukan, sekarang rasakanlah akibatnya. Bagi yang dulu nurut, boleh berlega hati dan semakin mantap berkeyakinan. Misal selama ini agak2 ngeces, sekarang ga sama sekali. Hohoho...”.
Si Y yang lagi agak encer otaknya menyahut, ”Lha? Kalo ternyata haram karena nyebabin flu babi, apa kabar burung dan unggas? Kenapa ga sekalian diharamin? Jelas2 lebih parrah tuh...”
Jrenggg...
Obrolan mendadak terhenti
^o^